Hubungi Kami

Tiroid

Pertanyaan tentang Tiroid

Bagaimana cara menentukan saya terkena kanker tiroid atau tidak?

Yang pertama kali perlu dilakukan untuk mengetahui apakah terkena kanker tiroid atau tidak ialah dengan pemeriksaan fisik ke dokter, kami di Rumah Sakit Onkologi Surabaya melakukan pemeriksaan fisik leher oleh dokter ahli bedah kepala leher, yang akan menentukan pemeriksaan lanjutan (penunjang) apa yang akan dilakukan. 

Pemeriksaan penunjang untuk menentukan kanker tiroid dimulai dari pemeriksaan yang non invasif (pemeriksaan radiologi, laboratorium) kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan yang  invasif (pemeriksaan jaringan/biopsi).

1. Pemeriksaan Ultrasonografi  (USG) merupakan pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan di banyak pusat pelayanan kesehatan. Ditangan yang berpengalaman, USG dapat membedakan antara benjolan kistik, solid atau campuran, mengetahui ukuran dan jumlah benjolan, batas benjolan terhadap jaringan sekitar, vaskularisasi tumor, adanya kalsifikasi (titik-titik kapur) serta melihat gambaran kelenjar getah bening di leher.

2. Pemeriksaan CT scan atau MRI dilakukan bila ada kecurigaan penyebaran ke jaringan sekitar atau organ lain

3. Pemeriksaan Foto thoraks dilakukan untuk mengetahui penyebaran pada paru, kalsifikasi pada nodul tiroid yang sudah lama, serta penyempitan dan deviasi trakhea (pergeseran saluran nafas)

4. Pemeriksan jaringan atau biopsi (Fine Needle Aspiration Biopsy/FNAB) digunakan untuk menentukan jenis kanker tiroid papiler, anaplastik maupun meduler akan tetapi tidak dapat membedakan antara folikuler adenoma dan folikuler karsinoma. Pada nodul tiroid yang kecil FNAB dapat dilakukan dengan tuntunan USG untuk menghindari  kesalahan pengambilan sampel. FNAB bersifat operator dependent, tergantung pengalaman Ahli Patologi dalam melakukan pengambilan sampel dan interpretasi hasilnya.

5. Pemeriksaan fungsi tiroid biasanya menunjukkan hasil yang normal atau euthyroid pada sebagian besar kasus  karsinoma tiroid.